MELALUI P2K2, CIPTAKAN ORANG TUA HEBAT UNTUK MENCETAK GENERASI HEBAT


Tentu setiap orang pernah atau sering sekali membaca atau mendengar istilah ‘orang tua yang hebat akan melahirkan anak yang hebat’’.  Kalimat ini memang simple dan sederhana, namun memiliki makna yang luar biasa. Tidak bisa dipungkiri bahwa istilah tersebut memanglah benar adanya. Setiap orang tua yang hebat akan melahirkan anak yang hebat. Dari orang tua, anak akan belajar meniru kebiasaan, tingkah laku bahkan karakter dari orang tuanya karena anak pertamakali belajar dari orang terdekatnya yaitu orang tuanya. Di sinilah peran penting orang tua dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Jika orang tua ingin memiliki anak yang hebat maka terlebih dahulu orang tua lah yang harus menjadikan dirinya orang tua yang hebat. Semua orang tua tentu memiliki keinginan untuk menjadi orang tua yang hebat bagi anak-anaknya. namun sering kali keinginan itu tidak didukung oleh kemapuan dan  ilmu yang dimilikinya. Orang tua yang hebat dituntut untuk memiliki pengetahuan yang benar dalam mengasuh dan mendidik anak-anaknya. Mendidik anak bukanlah hal yang mudah sebab diperlukan ilmu yang memadai dan kemampuan mengelola emosi yang baik karena kemampuan dan ilmu yang minim salah satu penyebab gagalnya orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Sehingga praktik untuk menjadi orang tua  hebat belum bisa didapatkan pada diri orang tua. Terlebih pada keluarga penerima manfaat PKH yang latar belakang pendidikannya dikategorikan pendidikan yang rendah. 
Photo: Kegiatan FDS di salah satu Desa di kecamatan Sakra


Untuk itu Program Keluarga Harapan (PKH) melalui pendaping PKH hadir untuk membantu  keluarga penerima manfaat (KPM) menjadi orang tua hebat untuk dapat mencetak generasi harapan bangsa yang hebat  dengan karakter  kuat dan mandiri. Dikatakan seperti itu, karena selain melakukan pendampingan saat penyaluran bantuan, Pendamping PKH juga diwajibkan untuk rutin melakukan FDS (Family development session) kepada semua KPM di setiap lokasi dampingannya. FDS atau disebut juga dengan P2K2 (Petemuan Peningkatan Kemampuaan Keluarga) merupakan salah satu bagian yang tidak lepas dari program keluarga harapan yang berupa pertemuan kelompok yang digunakan sebagai wadah pemberian materi-materi yang terdapat dalam modul-modul yang telah disusun sedemekian rupa sebagai upaya untuk mewujudkan tercapainya tujuan PKH. Setiap bulannya, pendamping PKH diharuskan untuk rutin melakukan P2K2. Yang mana P2K2 ini dapat dimanfaatkan sebagai celah yang potensial untuk meningkatkan pengetahuan dan kapasitas diri kpm sebagai sasaran utama yang mengalami masalah dalam kesejahtraan sosial.

Terdapat 5 modul yang disusun dalam kegiatan FDS, diantarnya adalah

  • 1.      Modul pengasuhan dan pendidkan anak
  • 2.      Modul ekonomi
  • 3.      Modul kesehatan dan gizi
  • 4.      Modul perlindungan anak
  • 5.      Modul kesejahtraan sosial
Photo: Kegiatan FDS di salah satu Desa di kecamatan Sakra

Pada P2K2 kali ini pendamping menyampaikan modul pengasuhan dan pendidikan anak yang terdiri dari 4 sesi. Pada modul pengasuhan dan pendidikan anak ini, pendamping dituntut untuk dapat menyampaikan materi-materi yang terdiri dari bagaimana menjadi orang tua yang lebih baik, bagaimana memahami perkembangan dan prilaku anak, bagaiman memahami cara anak usia dini belajar dan memahami bagaimana cara membantu anak suskses di sekolah. Sebelum adanya penyampaian materi tentang pengasuhan dan pendidikan anak yang dilakukan oleh pendamping PKH, sebagian besar bahakan semua KPM mengakui bahwa orang tua sering kali kesulitan dalam mengasuh maupun mendidik anaknya dengan benar. Pengalaman yang mereka lakukan sebelum mendapatkan pembelajaran ini adalah mereka sering sekali melakukan pengasuhan dan pendidikan yang kurang tepat atau tidak sesuai dengan yang disampaikan oleh pendamping. Contohnya, sering kali orang tua bertengkar di depan anak, terkadang anak-anak dibentak dan dipukul saat anak melakukan kesalahan, selalu menuruti keinginan anak yang tidak seharusnya dituruti, bahkan orang tua kurang perduli tentang pendidikan anak. Semua KPM PKH yang menyadaria akan pentingnya materi yang disampaiakan oleh pendamping, selalu antusias dalam mengikuti P2K2 karena mereka berkeinginan untuk menjadi orang tua yang hebat bagi anak-anknya, karena orang tua menyadari bahwa anak-anak yang hebat tidak selalu terlahir dari orang tua yang bergelimang  materi finansial yang diberika kepada anknya tapi anak-anak yang hebat terlahir dan ditentukan dari bagaiaman cara orang tua mengasuh dan mendidik anak-anaknya sesuai dengan ilmu dan kaidah yang benar.

  Sama halnya dengan harapan KPM. pendamping PKH juga menginginkan, Dengan adanya penyampaian-penyampain materi yang sudah diberikan, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) PKH selanjutnya diharapkan dapat menjadi orang tua yang hebat dalam mengasuh dan mendidik anak-anknya sehingga anak anak KPM akan terlahir dan tumbuh menjadi generasi hebat keluarga harapan yang mendunia.



Penulis: Zurrahman Hafiz

Komentar

Postingan Populer